22 Juli 2019 9:47 am

Sadari Bahaya Kanker Serviks

Sadari Bahaya Kanker Serviks
Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks.

Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.Menurut data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) di Indonesia, pada tahun 2013, terdapat 2 dari 10.000 wanita di Indonesia yang menderita kanker serviks setiap harinya, 26 wanita meninggal karena kanker serviks, serta ditemukan 58 kasus baru setiap harinya.

Menurut Dr. dr. Imam Rasjidi, SpOG (K) Onk, Spesialis Onkologi Ginekologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, kanker serviks bersarang di tubuh perempuan akibat infeksi pada mulut rahim yang berasal dari virus Human Papilloma (HPV), khususnya tipe 16 dan 18. Virus ini masuk ke sel leher rahim, berkembang biak tak terkendali, hingga akhirnya merusak kinerja sel, memunculkan tumor, dan berubah menjadi kanker.

Infeksi HPV sangat rentan menjangkit perempuan yang aktif secara seksual maupun yang daya tahan tubuhnya rendah. Yang perlu diwaspadai, kanker serviks mampu juga terjangkit pada perempuan dengan usia yang sangat muda.Terdapat 6 perilaku utama yang dapat meningkatkan risiko seorang wanita terkena infeksi HPV:

1. Perilaku Seksual


Berganti pasangan lebih dari 6 kali atau berhubungan intim sejak usia di bawah 17 tahun dapat meningkatkan risiko hingga lebih dari 10 kali lipat. Berhubungan seksual dengan pria yang sering berganti pasangan juga berisiko tinggi mengidap kondiloma akuminata (kutil di sekeliling kelamin).

2. Pil KB


Mengkonsumsi pil KB dalam jangka panjang (lebih dari 5 tahun) meningkatkan risiko hingga 2 kali lebih besar.

3. Riwayat Kehamilan


Hamil terlalu muda (sebelum 17 tahun) berisiko 2 kali lebih besar terkena kanker serviks dibandingkan dengan hamil pada usia di atas 25 tahun. Selain itu, perempuan yang hamil lebih dari 3 kali semasa hidup juga berisiko tinggi mengidap kanker serviks karena sistem hormonal yang tidak stabil serta lemahnya kekebalan tubuh saat hamil.

4. Merokok


Kandungan zat kimia pada rokok bisa merusak sel jaringan serviks dan menurunkan kekebalan tubuh. Tubuh perokok (baik aktif maupun pasif) lebih rentan terinfeksi HPV 2 kali lipat dibandingkan yang tidak.

5. Gaya hidup yang tidak sehat


Terlalu sering stres, malas olahraga, dan pola makan tidak sehat mengakibatkan daya tahan tubuh menjadi lemah sehingga tidak maksimal menghadang infeksi HPV.

6. Faktor Genetik


Terlalu sering stres dan memiliki keluarga sedarah pengidap kanker serviks meningkatkan risiko hingga 2-3 kali lipat. Sebab, ketidakmampuan tubuh menangkal infeksi HPV bisa diturunkan ke generasi selanjutnya.

artikel dari https://www.siloamhospitals.com

Yuk cari tau apakah kamu ada indikasi kanker serviks apa tidak. Ikuti acara ini 👇


Info lebih lanjut Chat Whatsapp


Blog Post Lainnya
Belum ada postingan blog lainnya
Media Sosial
Alamat
0878-2288-0082
0811-8999-878
Jl. Pelajar Pejuang 45 No 60 Bandung
Metode Pembayaran
Metode Pengiriman
Hijab Mandjha Ivan Gunawan